Gelar Karya P5 SLB Negeri Lingga “Kearifan Lokal”: Sebuah Perayaan Kreativitas dan Budaya
Lingga, 13 Agustus 2024 – SLB Negeri Lingga sukses menggelar acara bertajuk “Gelar Karya P5” dengan tema “Kearifan Lokal”, sebuah inisiatif yang bertujuan memperkuat profil pelajar Pancasila melalui kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Acara yang dilaksanakan di lingkungan SLB Negeri Lingga ini menghadirkan hasil karya luar biasa dari peserta didik berupa batik celup dan echoprint yang ditampilkan melalui peragaan busana (fashion show).
Acara ini dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala SLB Negeri Lingga yang menekankan pentingnya pengembangan kreativitas siswa dalam mengenalkan nilai-nilai kearifan lokal kepada masyarakat. “Gelar karya ini bukan hanya sebuah pameran, tetapi juga wujud nyata kemampuan peserta didik kami dalam mengolah seni dan budaya lokal menjadi sebuah karya yang bernilai,” ujarnya.
Karya Anak Bangsa yang Membanggakan
Peserta didik SLB Negeri Lingga menunjukkan hasil karya terbaik mereka dalam bentuk batik celup dan echoprint. Karya-karya ini tidak hanya memperlihatkan keahlian teknis, tetapi juga menggambarkan kecintaan mereka terhadap budaya lokal. Proses pembuatan yang melibatkan berbagai tahapan kreatif, mulai dari pewarnaan alami hingga teknik pencetakan motif menggunakan bahan dari alam, menjadi bukti dedikasi dan ketekunan para siswa.
Dalam peragaan busana, para siswa tampil memukau dengan mengenakan busana hasil karya sendiri. Suasana meriah terasa saat para peserta didik melangkah percaya diri di atas panggung, menampilkan koleksi batik celup dan echoprint yang unik dan penuh warna. Setiap motif yang ditampilkan mengandung cerita khas daerah Lingga, menjadikan karya ini tidak hanya indah secara visual tetapi juga kaya akan makna budaya.
Undangan yang Hadir
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat. Hadir di antaranya Pengawas SLB/SMA/SMK Kabupaten Lingga, Kepala Desa Tanjung Harapan, Kepala Bandar Udara Dabo Singkep, perwakilan PUSPAGA, Kepala Sekolah SMA/SMK sederajat, tokoh masyarakat (TOMAS), serta orang tua/wali murid. Kehadiran mereka memberikan dukungan dan apresiasi yang luar biasa kepada para siswa dan penyelenggara acara.
Salah satu tamu undangan, Kepala Desa Tanjung Harapan, menyampaikan rasa bangganya terhadap kegiatan ini. “Ini adalah langkah nyata dalam melestarikan kearifan lokal sekaligus memberdayakan anak-anak kita untuk terus berkarya dan percaya diri menampilkan hasil ciptaan mereka kepada masyarakat luas,” ungkapnya.
Menumbuhkan Semangat Pelajar Pancasila
Gelar Karya P5 ini menjadi bukti nyata komitmen SLB Negeri Lingga dalam membangun generasi yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing. Kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila melalui pendidikan yang inklusif dan berbasis budaya. Selain itu, acara ini juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung perkembangan peserta didik.
Orang tua peserta didik yang hadir pun menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya acara ini. “Kami sangat bangga melihat anak-anak kami mampu menghasilkan karya yang begitu luar biasa. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut di masa depan,” kata salah satu wali murid.
Harapan ke Depan
Dengan suksesnya penyelenggaraan Gelar Karya P5 ini, SLB Negeri Lingga berharap dapat terus menginspirasi siswa untuk menggali potensi diri sekaligus melestarikan budaya lokal. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain untuk mengintegrasikan pendidikan dengan pelestarian kearifan lokal.
Melalui karya batik celup dan echoprint, peserta didik SLB Negeri Lingga telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya. Mereka adalah teladan bagi kita semua bahwa semangat, kreativitas, dan kerja keras dapat melahirkan sesuatu yang luar biasa.



SLB Negeri Lingga